Browsing Rm. Blasius Slamet Lasmunadi Pr

Kalau engkau dipuji…., cepat-cepatlah….!

Kalau engkau dipuji karena gantheng, cakep, ramah, cepat cepatlah untuk tidak merasa sudah sempurna, karena ketampanan dan keramahtamahan lahiriah tidaklah menjamin engkau dapat fasilitas hidup semudah yang engkau bayangkan!
Kalau engkau dipuji karena kecantikanmu, cepat cepatlah untuk tidak GEER karena kecantikanmu tidak abadi dan tidak menjadi jaminan untuk kebahagiaanmu..!
Kalau engkau dipuji karena engkau sangat familiar, cepat [...]

Saat engkau sering mencela aku…

Saat engkau sering mencela aku, aku tertantang untuk melihat diriku harus selalu memperbaiki diriku
Saat engkau sering mengritik pekerjaanku, aku tersinggung, namun aku ditantang untuk bekerja makin sempurna!
Saat engkau mencela masakanku yang terlalu asin menurut lidahmu, aku rasanya memang merasa sia sia, namun aku tertantang untuk belajar masak bukan menurut lidahku, melainkan menurut selera lidahmu!
Saat engkau [...]

Siapakah “saudaraku” yang dapat jadi sahabatmu?

Saudaraku, mungkinkah aku menjadi sahabatmu, apabila aku masih mudah marah bila dikritik dan ditunjukkan kesalahanku?
Saudaraku, kalau engkau masih mudah marah bila dikritik dan ditunjukkan kesalahanmu, itu berarti masih ada luka di hatimu yang masih belum sembuh, bagaikan luka di kaki yang akan terasa begitu sakit karena tersentuh benda yang lembut sekalipun!
Saudaraku, bagaimanakah aku mampu menyembuhkan [...]

Curahan hati untuk hari raya Paskah 2009

Saudara-saudara terkasih dalam Kristus,
Untuk mengawali curahan hati pada hari Raya Paskah 2009 ini, saya mengutip sebuah kisah yang sangat menarik. Kisah ini berjudul, “Tanda-Tanda Luka”
Beberapa tahun yang lalu di sebuah musim panas di Florida bagian selatan. Seorang anak kecil memutuskan untuk pergi berenang di sebuah danau di belakang rumahnya. Dengan tergesa-gesa dia berlari keluar pintu [...]

Saat engkau sangat senang…. Bagikan

Saat engkau sangat senang dikatakan orang yang mandiri, sebenarnya dirimu belum mengakui juga kecenderunganmu untuk tergantung pada orang lain.
Saat engkau sangat senang dipuji, dikatakan hebat dan diistimewakan, sebenarnya dirimu belum membuka kesempatan untuk membiarkan dirimu dicela, dikritik dan diremehkan!
Saat engkau begitu senangnya dapat mematahkan pendapat lawan bicaramu, sebenarnya dirimu belum sungguh memahami betapa orang lain [...]

Sharing mawar & bakung

Suatu pagi, setelah merayakan lebaran bersama keluarga, Jeng Jerawati mulai merawat kembali pot-pot bunga di halaman depan yang tidak terlalu luas. Bunga mawar dengan aneka warna, bentuk dan aromanya, ada di deretan tengah…sementara bunga bakung warna putih dan merah mengelilinginya.
Nah, suatu saat terdengarlah percakapan di antara mereka. Salah satu bunga mawar merah hati itu bertanya [...]

Berjalan dengan keong!

Tuhan memberiku sebuah tugas, yaitu membawa keong jalan-jalan.
Aku tak dapat jalan terlalu cepat, keong sudah berusaha keras merangkak. Setiap kali hanya beralih sedemikian sedikit.
Aku mendesak, menghardik, memarahinya, Keong memandangku dengan pandangan meminta-maaf, serasa berkata : “aku sudah berusaha dengan segenap tenaga !”
Aku menariknya, menyeret, bahkan menendangnya, keong terluka. Ia mengucurkan keringat, nafas tersengal-sengal, merangkak ke [...]

Saat Awan Mendung…

Saat awan mendung, selalu saja ada harapan, kan bersinar pelangi yang indah!
Saat hati mendung, selalu ada harapan akan hadirnya Roh Tuhan yang memberikan harapan dan gairah serta semangat baru!
Saat ada banyak pertanyaan yang tidak jelas untuk diriku, selalu ada saja jawaban yang membuatku bangkit dari keterpurukan!
Saat ada banyak kebencian yang menyelimuti aku, karena ketidacocokanku, perbedaan [...]

Cerita Ombak

Seorang pemuda duduk sendirian di tepi pantai. la
me¬natap sedih ombak yang berkejaran tiada henti.
Om¬bak merasa iba terhadap si pemuda.
“Sahabat, mengapa engkau tampak pilu sepanjang hari?”
“Ah, aku sedang merenung dan mencari jalan keluar
supaya dapat hidup lepas dari penderitaan. Aku ingin
sepertimu, yang sepanjang hari menari dan berkejaran
tanpa henti. Bagaimana engkau bisa demikian, wahai
Ombak?”
“Karena aku bahagia.”
“Bagaimana engkau dapat [...]

Haruskah aku percaya pada-Mu, Tuhan?

Begitulah pertanyaanku pada-Mu, Tuhan! Haruskah aku percaya pada-Mu? Tuhan pun menjawabku, “Kenapa harus? Siapa yang mengharuskanmu percaya pada-Ku?” Aku bingung, “Ya tradisi iman orangtuaku mengatakannya, kita wajib percaya pada Tuhan!” Lalu sambil memegang dagu-Nya, Tuhan pun menyahut, “Ehmm….kalau percaya itu kewajiban, lalu kamu mau menuntut hak apa?” Aku juga tidak mampu menjawab dengan kata yang [...]

Page 1 of 3123»