Seorang pemuda duduk sendirian di tepi pantai. la
me¬natap sedih ombak yang berkejaran tiada henti.
Om¬bak merasa iba terhadap si pemuda.
“Sahabat, mengapa engkau tampak pilu sepanjang hari?”
“Ah, aku sedang merenung dan mencari jalan keluar
supaya dapat hidup lepas dari penderitaan. Aku ingin
sepertimu, yang sepanjang hari menari dan berkejaran
tanpa henti. Bagaimana engkau bisa demikian, wahai
Ombak?”
“Karena aku bahagia.”
“Bagaimana engkau dapat bahagia?”
“Aku mengikuti dan menikmati setiap perjalanan air
dari hulu hingga ke hilir yg berkelok-kelok membuatku
bahagia. Demikian jika kamu menikmati perjalanan
hidupmu yg berkelok-kelok di samudera realitas yang
luas ini engkau mungkin akan jadi ikut bahagia”
Thank you!
JaDi KuncinYa aTau inTinYa meniKmaTi semua Yan9 aDa Di DePan KiTa DunK, aTau niKmaTi PeRJuan9an iTu senDiRi